<Dwiki Prasetyo - Perwira Learning Center/>

  • Home
  • About
  • Portfolio
  • Contact

Penurunan Kualitas Sinyal Optik pada Jaringan FTTH - Perwira Learning Center

Published on Januari 29, 2026

Penurunan Kualitas Sinyal Optik pada Jaringan FTTH

Penurunan Kualitas Sinyal Optik pada Jaringan FTTH adalah kondisi berkurangnya daya dan mutu sinyal cahaya yang dikirim melalui serat optik dari OLT (sentral) ke ONU/ONT (pelanggan) sehingga sinyal yang diterima tidak lagi berada pada nilai normal atau mendekati batas minimum perangkat. Secara teknis, kondisi ini ditandai dengan meningkatnya redaman (attenuation) yang menyebabkan power optik (dBm) menurun, sehingga kinerja layanan FTTH menjadi tidak optimal.

A. LATAR BELAKANG

Penurunan kualitas sinyal optik sering menjadi penyebab gangguan layanan seperti koneksi tidak stabil, kecepatan menurun, hingga terputusnya layanan secara total. Gangguan ini tidak hanya berdampak pada kepuasan pelanggan, tetapi juga meningkatkan beban pekerjaan teknisi dan biaya operasional penyedia layanan. Oleh karena itu, materi mengenai penurunan kualitas sinyal optik perlu dipahami secara mendalam agar proses monitoring, analisis, dan penanganan gangguan pada jaringan FTTH dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sistematis.

B. PEMBAHASAN

Penurunan kualitas sinyal optik adalah kondisi berkurangnya daya sinyal cahaya yang merambat di dalam serat optik sehingga berada di bawah nilai normal atau mendekati batas minimum perangkat jaringan. Penurunan ini diukur dalam satuan desibel miliwatt (dBm) dan dikenal sebagai redaman (attenuation).

Parameter Kualitas Sinyal Optik Beberapa parameter utama yang digunakan untuk menilai kualitas sinyal optik pada jaringan FTTH antara lain:

  1. Power Optik (dBm)
    Menunjukkan kekuatan sinyal yang diterima ONU/ONT.
    Rentang normal FTTH umumnya berada di -8 dBm hingga -28 dBm
  2. Redaman (Attenuation)
    Penurunan daya sinyal akibat jarak, sambungan, dan kualitas media fiber.
  3. Margin Optik
    Selisih antara daya terima dengan batas minimum sensitivitas perangkat.
    Margin kecil menandakan jaringan rentan terhadap gangguan.



Penyebab Penurunan Kualitas Sinyal Optik biasanya dapat disebabkan oleh beberapa faktor utama:
  1. Bending Loss
    Macro bending: lengkungan tajam pada kabel fiber
    Micro bending: tekanan kecil yang terjadi terus-menerus
  2. Kualitas Sambungan (Splice) Buruk
    Penyambungan core fiber tidak sejajar
    Nilai splice loss melebihi standar
  3. Konektor dan Patchcord Bermasalah
    Konektor kotor atau tergores
    Patchcord aus atau rusak
  4. Pengaruh Lingkungan
    Suhu ekstrem
    Getaran atau tekanan mekanis

Indikator Penurunan Sinyal di Lapangan yang dapat diamati teknisi antara lain:
  1. Lampu LOS pada ONU menyala
  2. Lampu PON berkedip tidak normal
  3. Nilai power optik fluktuatif
  4. Layanan internet lambat atau sering terputus

Metode Pengukuran dan Analisis untuk memastikan penurunan kualitas sinyal optik, digunakan alat ukur sebagai berikut:
  1. Optical Power Meter (OPM)
    Digunakan untuk mengukur daya terima optik secara langsung.
  2. OTDR (Optical Time Domain Reflectometer)
    Digunakan untuk mendeteksi lokasi redaman, splice loss, dan titik putus fiber.
  3. Visual Fault Locator (VFL)
    Membantu mendeteksi bending dan gangguan fisik jarak dekat.

Langkah penanganan yang dapat dilakukan:
  1. Pembersihan konektor dan adaptor
  2. Perbaikan atau penggantian patchcord
  3. Re-splicing pada sambungan bermasalah
  4. Penataan ulang jalur kabel untuk menghindari bending


KESIMPULAN

Penurunan kualitas sinyal optik merupakan salah satu penyebab utama gangguan pada jaringan FTTH. Gangguan ini dapat terjadi akibat faktor teknis seperti bending kabel, sambungan yang tidak sempurna, konektor kotor, serta margin optik yang rendah. Dengan memahami parameter kualitas sinyal, indikator gangguan, serta metode pengukuran dan perbaikan, teknisi dan pengelola jaringan dapat melakukan pencegahan dan penanganan gangguan secara lebih efektif, sehingga kualitas layanan FTTH tetap terjaga dan kepuasan pelanggan dapat ditingkatkan.


C. DAFTAR PUSTAKA

Sumber Data : ( https://google.com )
                        ( https://chatgpt.com )
Sumber Foto : ( https://indonesian.alibaba.com/product-detail/PG-OPM508-Olp-38-Optical-Power-60773435024.html )

0 Comments

Trending

CONTOH PENERAPAN SUBNEETTING

Januari 20, 2026

SUBNETTING - Perwira Learning Center

Januari 20, 2026

FAKTOR FAKTOR GANGGUAN PADA JARINGAN FTTH - Perwira Learning Center

Januari 26, 2026

DAY 1 PKL DI PERWIRA LEARNING CENTER

Januari 19, 2026

Indikator Gangguan Berdasarkan Perubahan Lingkungan - Perwira Learning Center

Januari 27, 2026

Dwiki Prasetyo

Wadah belajar seputar Teknologi Jaringan, Linux, dan Pemrograman Web bersama Dwiki Prasetyo. Terus belajar dan berkembang.

Navigasi

  • Home
  • About
  • Contact

Contact

  • Instagram
  • TikTok
  • Email
© Dwiki Prasetyo. All rights reserved.