SIKAP DAN PERILAKU PROFESIONAL SEBAGAI TEKNISI
Dalam dunia layanan teknis, kemampuan teknisi tidak hanya diukur dari keterampilan teknis semata, tetapi juga dari sikap dan perilaku saat berinteraksi langsung dengan pelanggan. Teknisi merupakan representasi perusahaan di lapangan, sehingga setiap tindakan, ucapan, dan perilaku akan membentuk citra perusahaan di mata pelanggan. Oleh karena itu, sikap dan perilaku profesional menjadi aspek penting yang harus dimiliki oleh setiap teknisi ketika berada di lokasi pelanggan. Sikap yang tidak profesional dapat menimbulkan ketidaknyamanan, kesalahpahaman, bahkan menurunkan tingkat kepercayaan pelanggan. Sebaliknya, perilaku yang baik dan profesional akan meningkatkan kepuasan pelanggan serta memperkuat hubungan jangka panjang antara perusahaan dan pelanggan.
B. PEMBAHASAN
A. Sopan Santun dan Etika Dasar
- Mengucapkan salam saat datang dan berpamitan saat selesai
- Menggunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung
- Menghindari kata-kata kasar, bercanda berlebihan, atau sikap meremehkan
- Menghormati adat, budaya, dan kebiasaan pelanggan
B. Disiplin dan Tanggung Jawab
- Datang tepat waktu sesuai janji
- Melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur kerja (SOP)
- Menyelesaikan tugas dengan sungguh-sungguh
- Tidak meninggalkan pekerjaan sebelum dinyatakan selesai
C. Pengendalian Diri dan Emosi
- Tetap tenang saat menghadapi keluhan pelanggan
- Tidak terpancing emosi saat pelanggan marah atau kecewa
- Menunjukkan sikap sabar dan empati
- Menyelesaikan masalah dengan kepala dingin
D. Percaya Diri dan Sikap Positif
- Menjelaskan pekerjaan dengan yakin namun rendah hati
- Tidak ragu meminta klarifikasi bila ada hal yang kurang jelas
- Menunjukkan semangat dan sikap positif dalam bekerja
- Tidak menyalahkan pihak lain di depan pelanggan
E. Menjaga Batasan Profesional
- Tidak mencampuri urusan pribadi pelanggan
- Tidak meminta fasilitas di luar kewajaran
- Tidak berlama-lama di lokasi tanpa kepentingan pekerjaan
- Fokus pada tugas yang diberikan
0 Comments